Resiko Naik ke Atap Kereta Api

Pemandangan diatas merupakan suatu hal yang wajar bagi warga Indonesia.Dimana orang-orang berdesakkan dalam kereta api ekonomi sekaligus naik ke atap gerbong untuk sampai di tempat tujuan. Kejadian ini akan semakin parah saat jam masuk dan pulang kerja. Kereta jurusan Bogor – Jakarta Kota misalnya, setiap hari dalam rentang waktu jam 06.00-08.00 dan 16.00-19.00 merupakan jam-jam kereta penuh melebihi batas. Harga tiket yang murah menjadi daya tarik tersendiri bagi orang. Mereka berasumsi asalkan sampai di tempat tujuan kenyamanan sekaligus keamanan tidak menjadi masalah. Padahal resiko terjadinya kecelakaan yang menimpa diri mereka sangat besar.

Beberapa waktu yang lalu, dua musibah menimpa dunia perkereta-apian Indonesia. Pertama, Kereta api ekonomi jurusan Rangkasbitung – Jakarta Kota (KA 907), Jumat (3/3/2006), atapnya ambruk menimpa penumpang. Sekitar 100 penumpang yang berada diatap kereta panik dan nekad meloncat. Akibatnya banyak penumpang yang luka dan patah tulang. Kedua, Sabtu (4/3/2006) pagi, tujuh orang penumpang kereta listrik jurusan Jakarta – Bogor terjatuh dari atap kereta. Mereka terjatuh didaerah Gondangdia, Jakarta Pusat, ketika kereta sedang melaju dengan cepat. (indosiar.com)

Risk = Consequence X Probability

Jika melihat persamaan diatas, naik ke atas atap kereta memiliki resiko yang sangat besar.  Kita bisa mengkaji persamaan di atas lebih mendalam.

Konsekuensi yang bisa terjadi:

  1. Mati tersengat listrik
  2. Mati terjatuh dari atap
  3. Cacat berkepanjangan

Ini tentu saja konsekuensi yang sangat berat yang dapat kita terima. Resiko kematian merupakan hal yang tidak bisa ditawar  karena menyangkut langsung keberlangsungan hidup kita.

BOGOR (Pos Kota) – Bergelantungan di atas atap kereta yang tengah melaju, sangat besar resikonya. Hal ini yang dialami Dian, 15, remaja asal Cimanggu Wates, Tanah Sareal, Kota Bogor. Walau tidak merengguk nyawanya, namun luka yang diderita cukup serius. Ia diduga mengalami patah tulang pinggang dan kaki kirinya. Tangan dan kepalanya juga bocor, akibat benturan.

”Nyawanya terselamatkan, karena dia jatuh langsung masuk got yang banyak airnya. Kalau dia jatuh langsung kena besi rel atau batu, maka masalahnya jadi lain,” kata Supandi, warga lain yang ikut menolong korban untuk dibawa ke RS Salak Bogor.

Terkait masalah probability (kemungkinan), kemungkinan terjadiya kecelakaan akibat jatuh dari atap kereta sangatlah besar kemungkinannya. Berdasarkan survey, dalam wilayah depok dalam sebulannya bisa terjadi 3-4 kali terjadi kecelakaan akibat terjatuh dari atap kereta api.

DEPOK,(PRLM).- Sedikitnya 40 orang tewas, enam lainnya luka-luka karena bersenggolan dengan kereta api di sepanjang jalur rel lima stasiun kereta api wilayah Depok, selama setahun terakhir hingga awal November 2009. Para korban umumnya akibat kelalaian atau terserempet saat menyeberang dan terjatuh dari atap kereta.

Di wilayah Polsek Pancoranmas, yang dilintasi Stasiun Citayam dan Depok Lama, sebanyak 12 orang tewas dan tiga lainnya luka-luka dengan penyebab terbanyak terserempet saat menyeberang lintasan rel dan terjatuh. “Petugas seringkali dikabari adanya kecelakaan akibat kereta api,” kata Kanitlantas Polsek Pancoranmas AKP Pramono, Selasa (10/11).

Sementara sisanya sekitar 20 orang tewas dan dua lain luka-luka kecelakaan di lintasan stasiun Universitas Indonesia (UI) dan Pondok Cina (Pocin) masuk wilayah Polsek Beji. Penyebabnya hampir sama yaitu terbanyak terserempet sewaktu menyeberang dan terjatuh dari atap gerbong kereta api.

“Penyebab korban jatuh dari atap gerbong kereta lantaran licin kena air hujan, mereka kebanyakan tidak mengindahkan larangan naik di atap gerbong. Larangan itu kewenangan Satpam stasiun,” Aiptu Sugito, kepala Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polsek Beji (A-163/A-50)***

Melihat reiko yang sangat besar, sudah sewjarnya kita tidak melakukan perbuatan ini. Resiko yang akan kita dapatkan bisa langsung berhadapan dengan kematian ataupun cacat yang berkepanjangan. Mulai saat ini, sudah saatnya kita mengutamakan keselamatan dalam beraktifitas. Beberapa kecelakaan yang sudah terjadi bisa menjadi pembelajaran yang bagus untuk kita.

Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s