Perkiraan Beban yang dipertimbangkan pada Kulkas

Dalam membuat suatu produk, selain harus menganalisis tentang recognition of needed produk, kita harus pula menganalisis seberapa besar atau kuat produk bisa menahan beban maksimum yang diberikan. Ini sangat penting sekali dalam penggoperasian. Mengapa? Dengan diketahuinya beban maksimum yang dapat ditahan oleh suatu produk, konsumen dapat menjaga produk yang bisa dibelinya tidak rusak akibat beban yang berlebihan (overloaded). Selain menjaga agar produk tidak rusak, masalah safety atau keselamatan dibeberapa produk menjadi masalah apabila produknya kelebihan beban. Dengan adanya spesifikasi ini, konsumen dapat mengetahui batasan-batasan yang bisa dilakukannya terhadap produk.

Kembali ke lemari es yang telah ditelaah sebelumnya, lemari es memang didesain untuk menampung beban, baik itu dilihat dari berat ataupun beban mendinginkan yang menjadi tugas sistem pendinginan kulkas. Melihat kebutuhan akan menaruh beban pada lemari es, kita perlu menganalisis atau memperkirakan beban yang akan diterima oleh bagian kulkas. Ini berguna agar kulkas bisa bekerja secara optimum. Mari kita lihat sejenak kulkas dan bagian-bagian yang akan menahan beban.

Kita bisa melihat gambar ataupun kulkas yang sering digunakan di rumah kita, bagian atas biasanya digunakan untuk membuat es yang membutuhkan suhu lebih rendah, Bagian tengah bisa digunakan untuk menyimpan berbagai makanan, seperti kue ataupun daging. Dibagian bawah biasa digunakan untuk menyimpan sayur-sayuran yang masih mentah ataupun buah-buahan. Dibagian pintu atas, biasa digunakan untuk menyimpan telur. Sedangkan dibagian pintu yang lain biasa digunakan untuk menyimpan minuman dalam botol. Selain itu, orang Indonesia sering menyimpan barang-barangnya di atas kulkas. Belum lagi beban yang ada di samping kulkas yang disanggah dengan serbet yang diletakkan di atas kulkas. Ini menjadi beban tambahan bagi kulkas.

Setelah meninjau bagian-bagian kulkas yang menahan beban, mari kita konsentrasikan satu bagian untuk kita analisis lebih dalam lagi. Disini bagian yang akan di ambil adalah bagian tengah kulkas yang biasa berbentuk rak dan diisi oleh kue ataupun daging.

Melihat klasifikasi beban, beban tersebut bisa termasuk ke dalam static load (klasifikasi beban berdasarkan waktu). Beban yang diterima rak akan bergantung seberapa besar kita menaruh beban di atas rak. Kita tidak tahu kapan menaruh beban besar ataupun kecil melihat kebutuhan dan waktu. Semakin banyak dan berat kita menaruh barang diatas rak, maka beban yang akan diterima rak pun semakin besar. Beban yang diterima ini tidak bersifat dinamik.

Dalam membuat suatu produk, selain harus menganalisis tentang recognition of needed produk, kita harus pula menganalisis seberapa besar atau kuat produk bisa menahan beban maksimum yang diberikan. Ini sangat penting sekali dalam penggoperasian. Mengapa? Dengan diketahuinya beban maksimum yang dapat ditahan oleh suatu produk, konsumen dapat menjaga produk yang bisa dibelinya tidak rusak akibat beban yang berlebihan (overloaded). Selain menjaga agar produk tidak rusak, masalah safety atau keselamatan dibeberapa produk menjadi masalah apabila produknya kelebihan beban. Dengan adanya spesifikasi ini, konsumen dapat mengetahui batasan-batasan yang bisa dilakukannya terhadap produk.

Kembali ke lemari es yang telah ditelaah sebelumnya, lemari es memang didesain untuk menampung beban, baik itu dilihat dari berat ataupun beban mendinginkan yang menjadi tugas sistem pendinginan kulkas. Melihat kebutuhan akan menaruh beban pada lemari es, kita perlu menganalisis atau memperkirakan beban yang akan diterima oleh bagian kulkas. Ini berguna agar kulkas bisa bekerja secara optimum. Mari kita lihat sejenak kulkas dan bagian-bagian yang akan menahan beban.

kulkas-ge_2.jpg

 

Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s